Jumat, 25 Desember 2015

Pergi ke ibaraki

Dapet pengalaman lagi buat kali ini. 

Saya akan ceritakan pengalaman yg kemarin saya dapat. 

Pergi ke ibaraki. 
Dari tempat saya tinggal letaknya di toyama dan menuju ke ibaraki jaraknya 500km lebih. Untuk sampai ke sana saya berangkat naik mobil bersama orang kantor yg sekarang saya bekerja. Kira2 membutuhkan waktu 6jam.  

Setibanya di ibaraki hari sudah mulai gelap. Waktunya buat bermalam dan mencari penginapan. Ke esokan hari nya setelah sapan pagi. Kami pun menuju lokasi. Ternyata masih 2jam perjalanan menuju tempat yg di tuju. Setibanya di tempat tujuan yaitu kuil budha. Saya sama sekali belom tau kerjanya suruh ngapain. Dan setelah tanya sama pegawai kantor ternyata di suruh bersih2 kuil. Wahhhh jauh2 dari toyama cuman buat bersih2 kuil. Ini yg namanya kerja +lembur. Ya karena di kalender hari libur dan di suruh kerja. Hehehehehe kerjanya jga ga berat hanya butuh ketelatenan saja. 

Setelah seharian bersih2. Tak terasa waktu sudah menujukkan pukul 5sore dan artinya kerjaan selesai. Dan tak lupa waktu mau pulang di kasih oleh2 sama pengurus kuil plus sedikit uang lumayan lah hehehehe bisa buat makan 2minggu. Mungkin baru rejekinya kali ya.

Ya begitulah sedikit cerita pergi ke ibaraki.
Setelah dari kuil kami menginap di penginapan dan paginya pulang ke toyama. 

Terimakasih sudah menyempatkan membaca cerita saya.

Minggu, 20 Desember 2015

Kare "makanan favorite orang jepang"

Hari minggu adalah hari kita untuk bersantai atau refresing setelah 6hari melakukan aktivitas kerja.

Berbeda dngan saya.
Minggu ini saya kerja lembur ke komatsu bersama adiknya boss saya dan ke 2 teman saya. Kami berangkat jam 8.30 pagi lalu selesai pukul 12.00 siang. Itulah pas waktu makan siang. Waktu yg aku tunggu tunggu..... hehehehehe

Dan kami pun menetapkan untuk makan "KARE". yah pasti kalian sudah bisa membayangkan rasanya bukan. Kare di jepang berbeda dngan kare yg ada di indonesia. Kare di indonesia berwarna kuning dan kuahnya cair/encer. Kalau di jepang sendiri kare berkuah kental dan berwarna kecoklatan. Rasanya juga sangat enak.... 

Untuk orang jepang sendiri setiap minggu 1 kali menyempatkan membuat kare atau pergi bersama keluarga ke warung kare. Warung kare di jepang yg cukup populer dan banyak terdapat di mana mana adalah "coco ichibanya" toko ini tidak pernah sepi pengunjung karena rasa karenya yg enak dan varian menu karenya banyak. 

Saya sendiri hari ini juga membuat kare tapi rasanya tidak sebegitu enak kalau makan di warung kare. Mungkin lebih enak beli dari pada buat sendiri. Tinggal duduk milih menu yg kita suka. Nunggu bentar langsung kita makan deh karenya. Hehehehe

Untuk fotonya menyusul di karenakan peraturan perusahaan dlm waktu 1thn pertama tdk bleh beli brang elektronik. 

Terimakasih sudah membaca cerita tentang jepang


Jumat, 18 Desember 2015

Musim salju pertama di tanah sakura

Ini adalah musim salju pertamaku. sudah 4bulan saya tinggal di jepang. Namaku mega tapi teman teman memanggil ku hoho. Itulah sebutan nama akrabku. Umurku sekarang 23tahun. Tinggal di toyama shi, takaoka ken, toide machi.

Salju....kalau mendengar kata itu pasti kita berpikir butiran putih turun dari langit, pengen bermain lempar lemparan bola salju, pengen membuat patung dari salju, lalu pastinya pengen mencoba mencicipi bagaimana rasanya salju... benar bukan. 

Saya pun juga sebelumnya berpikiran seperti itu. Tapi pada kenyataannya berbeda. Karena ini kali pertamanya saya merasakan musim salju. Semua rencana itu berubah. Karena suhu yg begitu dingin memilih tiduran dh kamar sambil memakai selimut tebal menghangatkan diri.

Terus pada waktu kerja juga kedinginan terutama tangan dan kaki terasa dingin sekali. Ya karena berasal dari tropis/ ber suhu hangat. Jadi ga begitu tahan dengan suhu dingin. Berbeda dngan orang jepang. Orang jepang tdak begitu merasa dingin, karena sejak kecil sudah merasakan musim salju.

Ya begitulah kisah ku di musim sakju.

Terimakah.

Rabu, 16 Desember 2015

2nd street

2nd street

Nah saya akan melanjutkan cerita tentang saya tauring kemarin. Karena saya sudah janji mau menceritakan toko barang bekas yg bernama 2nd streft nama yg keren buat sebuah toko bukan.

Okey sobat, langsung saja saya jelaskan. Mengenai si toko keren ini. 

2nd street adl sebuah toko barang bekas yg ada di jepang. Toko yg menjual barang barang bekas seperti pakain, elektronik, alat alat dapur, perabotan rumah tangga, dll. 
Di jepang sendiri toko ini pasti ada di setiap kota yg lumayan besar dan di kota kota kecil juga ada tpi hanya di daerah tertentu saja. Di kota tempat saya tinggal alhamdulillah ada walau ga begitu besar. Hehehehe....

Karena harganya yg relatif tidak mahal dan juga untuk kualitas barang masih layak pakai tak jarang orang jepang banyak mengunjungi toko ini. Untuk parj pemagang yg di jepang toko 2nd street ini adalah tempat favorit untuk berbelanja barang. Karena harga yg terjangkau untuk kantong pemagang. Kalau kita pintar memilih barang dan teliti. Kita akan mendapat barang berkualitas dngan harga yg murah tentunya. Di 2nd street sendiri barangnya bnyak yg bermerek dan mungkin di mall merek tersebut tidak ada yg menjual. 

Untuk tempat 2nd street selalu berada di tempat strategis seperti di jalan utama. Karena banya di lewati orang. Jadi kita tidak perlu susah susah mencarinya. Untuk di dalam tokonya sendi juga bersih, tertata rapi, fasilitas toilet juga bersih. Pelayanan juga ramah. Pokoknya ga kalah lah dngan pelayanan toko yg menjual brang brang baru. 

Buat yg berwisata coba dah berkunjung ke tempat ini. Ga ke jepang rasanya klu blm pernah datang ke 2nd street. Hehehe... hanya bercanda. 

Ya sekian dulu penjelasan mengenai tempat barang bekas yg ada di jepang. Dan terima kasih telah menyempatkan membaca artikel saya.
Tunggu artikel artikel selanjutnya tentang jepang. Tempat tempat yg tentunya menarik di jepang dan tak terpikikan oleh kita.
Bay bay....


Senin, 14 Desember 2015

Touring dengan sepeda toide sampai fushiki

Tourin dengan sepeda 

Halo sahabat.
Inilah touring pertama ku naik sepeda rasanya senang sekali. Walau untuk sebagian orang pergi dengan sepeda adalah hal yg sudah biasa sih. 
Touring pertama ku ini hanya berjarang 16km. Dari kota aku tinggal di toide machi sampai pantai di fushiki machi, klu daerahnya masih sama di takaoka.
Hanya saja fushiki terletak di paling atas.

Saya pergi berdua dengan teman saya namanya yayat. Karena kami baru pertama kali pergi jauh. Di perjalan kami banyak melihat tempat tempat yg belom pernah terpikir kan oleh saya dan banyak tempat menarik. Seperti terowongan di bawah jalan raya. Tinginya hanya 175cm saja dan yg hebatnya lagi di sebelahnya adalah selokan air tapi selokan airnya lebih tinggi dari jalan terowongannya.  
Lalu terowongan di bwah rel kereta letaknya tidak jauh dari stasiun takaoka. Di sepanjang jalan terowongan terdapan lukisan lukisan yg bagus bagus pokoknya. 

Sebelum mencapai lokasi tujuan kami melewati jembatan merah. Jembatan merah ini terbilang pendek karena di sebelahnya ada lagi jembatan yg lebih panjang dari jembatan merah.  

Dan waktu perjalanan pulang kami lewat jembatan yg satunya. Sempet juga foto foto juga. Narsis dikit gpp ya. 


Waktu perjalanan pulang kami juga tak sengaja melihat toko 2streat, ini adalah toko favorit kami. Tak luput dari kenyataan awalnya cuman pengen liat liat sampai akinya beli juga. Saya juga akan menceritakan toko 2streat lain kali.


Setelah selesai dari sini kami bergegas untuk pulang dan sebelum pulang kami menyempatkan untuk berbelanja kebutuhan pokok. 

Sampai sini dulu cerita touring dengan sepeda di jepang. Nantikan cerita selanjutnya yg tentunya lebih asyik dan menarik. Terima kasih.

Rabu, 09 Desember 2015

Ikan di sungai jepang

Musim salju segera datang 

Perkenalkan nama saya mega, umur 23, saya baru 3bulan tinggal di jepang. Letaknya di Toyama ken, takaoka shi, toide machi. Saya adalah pemagang dan bekerja di pabrik pembuatan perlengkapan kuil buda. Itulah sedik dari profil saya. Dan pertama kalinya saya belajar membuat blog sendiri semoga bisa bermanfaat.

Pertama kali saya akan menceritakan mengenai sungai di jepang dan yg saya akan ceritakan sungai yg ada di dekat tempat saya tinggal. Sungai di jepang air yg mengalir sangat bersih dan tentunya sampah tidak ada. Karena masyarakat jepang disiplin akan tata cara membuang sampang. Sehingga di sungai sungai airnya menjadi bersih dan tidak tercemar limbah/sampah.
Yg bikin saya kaget di sungai sungai jepang banyak hidup ikan ikan besar. Tapi ntah kenapa org jepang tidah mau menangkap ikan di sungai. Itu yang bikin aneh. Dan saya coba tanya sama teman saya org jepang dya jawab"karena ikan di sungi tercemar limbah dan airnya kotor berbeda dngan ikan yg hdup di laut. Karena di laut airnya mengandung garam jadi ikannya bersih". Klu menurut sih ikan di sungai di makan tidak apa apa. Dan yg aneh lagi klu nyoba mancing di sungai di tangkep pak polisi karena melanggar peraturan. Hadeh hadeh...........

Sekarang suhu sudah mulai dingin. Ya karena sebentar lagi akan memasuki musim salju. Di toyama sendiri pada waktu musim salju. Saljunya sangat tebal itu yg menjadi ke istimewaan tempat yg saya sekarang tinggal. Dan pada waktu waktu seperti ini ikan ikan yg berada di sungai mati. Tak tau kenapa/karena air yg dingin jadi pada mati beku. Tapi anehnya hanya ikan ikan yg besar saja yg mati, ikan ikan kecil masih hidup.
Sekian cerita mengenai tentang jepang dan semoga apa yg saya tulis bisa bermanfaat dan menambah Wawawasan bagi si pembaca. Arigatou.



Foto penampakan ikan mati